Living Al-Quran-Tradisi Ter Ater Pada Bulan Ramadhan

Oleh : Abdul Basid

Al-Quran adalah kitab yang diturunkan sebagai petunjuk bagi umat Islam. Para sarjana al-Quran menyepakati bahwa didalamnya terdapat dua sisi yang berbeda dan saling berkaitan, yaitu Al-Quran sebagai istilah informatif.

القرآن أو القرآن الكريم هو كتاب الله المعجز الرئيسي في الإسلام، يُعَظِّمُه المسلمون ويؤمنون بأنّه كلام الله المنزّل على نبيه محمد للبيان والإعجاز، المنقول عنه بالتواتر حيث يؤمن المسلمون أنه محفوظ في الصدور والسطور من كل مس أو تحريف، وهو المتعبد بتلاوته.(الإتقان)

Bahwa al-Quran merupakan kitab suci yang diturunkan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW secara mutawatir, orang yang membacanya dinilai sebagai ibadah. Yang kedua adalah Al-Quran merupakan istilah yang memberikan sisi performatif-tradisi seperti halnya Tradisi Ter Ater yang berkembang di Temorlorong, Burneh,  Bangkalan sebagai upaya menghidupkan dan membumikan kembali Al-Quran sebagai teks yang hidup ditengah-tengah masyarakat.

Apa itu Tradisi?

Tradisi merupakan sesuatu yang telah dilakukan untuk sejak lama dan menjadi bagian dari kehidupan suatu kelompok masyarakat, biasanya dari suatu negara, kebudayaan, waktu, atau agama yang sama. Pun para sosiolog mengartikan sebagai hasil karya, cipta, karsa, adat kebiasaan turun-temurun (dari nenek moyang) yang masih dijalankan dalam masyarakat; penilaian atau anggapan bahwa cara-cara yang telah ada merupakan yang paling baik dan benar.

Mengapa Ter Ater?

Ulama di desa temorlorong mentradisikan istilah shadaqah yang ada dalam al-quran dengan Term madura yaitu Ter Ater. Pembiasaan yang terus menerus dilakukan dengan upaya saling memberikan antara satu orang dengan yang lainnya biasanya saling Les Beles (saling memberi) untuk orang yang dianggap mampu, akan tetapi bagi yang tidak mampu tidak ada keharusan untuk saling ter ater. Kebiasaan performatif ( perilaku) ini terus dilakukan jika ada hari besar islam, misal dibulan Ramadhan. Ter Ater yang diberikan biasanya berupa bahan makanan pokok seperti beras, gula, minyak dan yang lainnya. Di bulan yang penuh berkah ini semua ibadah ilahiyah dan insaniyah akan dilipatgandakan pahalanya, pun Ter Ater pahalanya akan dilipatgandakan tujuh ratus kali lipat ganjarannya kepada manusia.

مَّثَلُ ٱلَّذِینَ یُنفِقُونَ أَمۡوَ ٰ⁠لَهُمۡ فِی سَبِیلِ ٱللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنۢبَتَتۡ سَبۡعَ سَنَابِلَ فِی كُلِّ سُنۢبُلَةࣲ مِّا۟ئَةُ حَبَّةࣲۗ وَٱللَّهُ یُضَـٰعِفُ لِمَن یَشَاۤءُۚ وَٱللَّهُ وَ ٰ⁠سِعٌ عَلِیمٌ﴾ [البقرة ٢٦١]

Ya ayat ini yang sering didengungkan oleh ulama Temorlorong Bangkalan yang didalamnya terdapat pondok pesantren tua yaitu pondok pesantren As-Shomadiyah-ditengah-tengah masyarakat betapa pahala sedekah atau ter Ater adalah perintah Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW untuk terus menerus dibumikan ditengah-tengah masyarakat, baik sahabat, tabi’in, tabi’i attabiin, ulama kemudian sampai pada pada kita semua sebagai umatnya. Wallahu A’lam Bi Al-Shawab

Total
0
Shares
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *