Pertemuan Alumni Asshomadiyah di Karawang: H. Marjuki Tekankan Barokah Kiai dan Cinta Almamater

Karawang, 13 Juli 2025 — Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai Pertemuan Rutin IKSADIYAH, yang digelar oleh alumni dan simpatisan Pondok Pesantren Asshomadiyah Burneh Bangkalan. Acara yang berlangsung di kediaman H. Marjuki, Karawang, pada Minggu pagi ini dihadiri ratusan alumni dari berbagai daerah sebagai bagian dari ikhtiar mempererat tali silaturahmi dan penguatan jejaring antaralumni.

Dalam sambutannya, H. Marjuki, alumni yang kini menjadi anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, menegaskan bahwa segala pencapaian dalam hidupnya merupakan buah dari barokah para kiai dan nilai-nilai pesantren yang ia dapatkan semasa mondok di Asshomadiyah.

“Saya bisa begini, saya yakin karena barokah kiai. Di dunia bisnis, saya bisa mengembangkan berbagai usaha, mulai dari peternakan ayam, pemotongan ayam, reparasi bodi mobil, klinik pratama, kafe, barbershop, dan lain-lain. Semua itu Allah mudahkan karena barokah dari para guru dan pondok,” tutur H. Marjuki.

Ia juga menambahkan bahwa dalam dunia organisasi dan politik, dirinya pernah menjabat sebagai Ketua PCNU Karawang, Bupati Bekasi, dan kini sebagai anggota DPRD Jawa Barat. Menurutnya, semua itu berawal dari tempaan Asshomadiyah.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh alumni agar menumbuhkan rasa bangga terhadap almamater.

“Kecintaan terhadap almamater harus dibuktikan. Salah satu indikatornya adalah memondokkan anak, cucu, keluarga, atau tetangga ke Asshomadiyah. Ini bentuk kecintaan nyata terhadap warisan pendidikan pesantren kita,” ungkapnya.

Acara juga diisi tausiyah oleh KH. Abdul Mukti Makki yang menyampaikan pentingnya memahami makna hijrah sebagai transformasi spiritual dan sosial. Ia mengajak para alumni untuk merefleksikan peran mereka dalam memberi manfaat kepada sesama.

“Hijrah adalah peralihan menuju kebaikan. Mari kita refleksikan, apa yang sudah kita lakukan untuk orang tua kita, guru-guru, para kiai, dan yang terpenting, untuk Allah SWT,” ujar KH. Abdul Mukti Makki. Ia mengingatkan pula bahwa segala perilaku manusia akan diperiksa di akhirat, sebagaimana dalam firman Allah SWT: ‘wahum fīhā ṣāliḥūn…’, yang mengisyaratkan pentingnya amal saleh yang terus-menerus.

Ketua panitia, Ahmad Fauzi, menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran para alumni dan menginformasikan bahwa pertemuan berikutnya akan dilaksanakan pada: Tanggal: 27 September 2025. Tempat: Kediaman H. Helun, Cikarang, Bekasi.

“Semoga pertemuan ini menjadi wasilah untuk memperkuat persaudaraan dan memberikan manfaat lebih luas di tengah masyarakat,” pungkas Fauzi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *