Acara halal bihalal keluarga besar IKSADIYAH yang digelar di kediaman H. Jufriyadi, Desa Dekkok, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, pada Rabu (25/3/2026), berlangsung khidmat dan penuh kehangatan. Momentum silaturahmi ini diisi dengan ceramah oleh Ning Prof. Hj. Naqiyah Abdulbar Makki yang menekankan pentingnya pendidikan sebagai fondasi utama dalam membangun kekuatan umat.
Dalam tausiyahnya, ia mengajak masyarakat untuk tidak hanya mengandalkan doa, tetapi juga memperkuat kapasitas ilmu pengetahuan dan teknologi. Belajar dari negara seperti Iran, ia mencontohkan bagaimana kekuatan sains dan teknologi mampu menjadi penopang ketahanan bangsa dalam menghadapi tekanan global.
Menurutnya, masyarakat terutama orang Madura yang dikenal pekerja keras, memiliki potensi besar untuk maju. Namun, ia mengingatkan bahwa lingkungan pesantren tidak boleh tertinggal dalam penguasaan ilmu pengetahuan modern. Integrasi antara ilmu agama dan ilmu dunia menjadi kunci agar generasi muda mampu bersaing sekaligus tetap berakar pada nilai-nilai keislaman.
Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya membangun masyarakat yang sehat secara mental dan jasmani. Fenomena maraknya kecanduan game dan penyalahgunaan narkoba di kalangan anak-anak dan remaja disebutnya sebagai salah satu dampak dari melemahnya keimanan. Oleh karena itu, memperkuat hubungan dengan Allah menjadi jalan untuk menjaga kesucian jiwa sekaligus membentengi diri dari pengaruh negatif.
Ning Naqiyah juga menegaskan bahwa wujud syukur tidak hanya diwujudkan dalam ibadah ritual, tetapi juga dalam sikap sosial. Menghormati guru, menjaga silaturahmi seperti dalam tradisi halal bihalal, serta memperbanyak rasa terima kasih kepada sesama merupakan bagian dari implementasi keimanan. Selain itu, kepedulian terhadap lingkungan seperti menjaga hutan agar tidak gundul dan tidak membuang sampah ke sungai juga menjadi bentuk tanggung jawab sebagai khalifah di bumi.
Menutup rangkaian acara, doa dipimpin oleh KH. Djazuli Nur, Lc., yang memohon keberkahan, persatuan, dan kemajuan bagi seluruh keluarga besar IKSADIYAH. Acara ditutup dengan suasana penuh kekeluargaan, mempererat ukhuwah, serta meneguhkan komitmen bersama dalam membangun generasi berilmu, beriman, dan berakhlak mulia.