Di Mana Allah Menempatkanmu

Ibnu Atha’ilah al-Iskandari dalam Al-Hikam menulis mengatakan: إِذَا أَرَدْتَ أَنْ تَعْرِفَ قَدْرَكَ عِنْدَهُ فَانْظُرْ فِيمَا يُقِيمُكَ “Jika engkau ingin tahu kedudukanmu di sisi Allah, maka perhatikan di mana Dia menempatkanmu.” Kalimat ini mengajak kita berhenti sejenak dari keluh dan perbandingan. Sering kali kita merasa hidup tak adil, rezeki seret, posisi tak naik-naik, rencana gagal. Tapi…

Read More

Wamin Ta’dzimi Syaikh, Ta’dzimu Auladihi: Adab Tasawuf di Tengah Modernitas

Dalam khazanah tasawuf, ada sebuah ungkapan yang menggambarkan kedalaman adab seorang murid terhadap gurunya: وَمِنْ تَعْظِيمِ الشَّيْخِ تَعْظِيمُ أَوْلَادِهِ Termasuk memuliakan seorang guru adalah memuliakan anak-anaknya. Ungkapan ini berakar dari tradisi adab al-‘ilm yang hidup di kalangan para sufi dan ulama. Dalam pandangan mereka, ilmu bukan sekadar transmisi pengetahuan, tetapi juga warisan cahaya (nur) yang…

Read More

Abu Lahab Diringankan Azabnya Karena Bergembira di Hari Kelahiran Nabi

Menyambut kelahiran Nabi Muhammad SAW adalah sebuah kebahagiaan besar bagi umat Islam. Kegembiraan itu bukan sekadar tradisi, melainkan bentuk cinta yang dapat mendatangkan rahmat Allah. Bahkan seorang kafir seperti Abu Lahab yang jelas dicela dalam Al-Qur’an pernah mendapat keringanan azab hanya karena hatinya gembira saat Nabi lahir. Al-Qur’an menegaskan nasib Abu Lahab: سَيَصْلَى نَارًا ذَاتَ…

Read More