Karawang– Ikatan Santri dan Alumni Asshomadiyah (IKSADIYAH) resmi memulai babak baru kepengurusan. Pengukuhan Pengurus IKSADIYAH Periode 2026-2030 berlangsung dengan khidmat dan penuh rasa kekeluargaan di Karawang pada Minggu (17/5/2026) mulai pukul 12:30 WIB.
Acara penting ini dihadiri langsung oleh pengasuh pondok pesantren, jajaran ulama, serta puluhan alumni dan santri yang siap bersinergi demi kemajuan almamater.
Dalam sambutan pertamanya setelah resmi dilantik, Ketua Umum IKSADIYAH terpilih, H. Marjuki, menegaskan komitmen kepengurusannya untuk membawa dampak nyata bagi pondok pesantren. Ia memaparkan salah satu program kerja utama yang akan menjadi pilar gerakan IKSADIYAH ke depan, yaitu gerakan “Satu Alumni, Satu Santri”.
“Salah satu program utama kami ke depan adalah mendorong gerakan satu alumni membawa satu santri untuk dikirim dan dididik di Pondok Pesantren Asshomadiyah. Menurut kami, ini bukan sekadar program kerja, melainkan wujud nyata dari bukti kecintaan, pengabdian, dan takzim kita kepada almamater yang telah membesarkan kita,” ujar H. Marjuki di hadapan para hadirin.
Gayung bersambut, program dan semangat baru dari kepengurusan ini mendapatkan apresiasi tinggi serta restu penuh dari pihak pesantren. Pengasuh Pondok Pesantren Asshomadiyah, KH. Muad Makki, menyampaikan harapan besarnya agar estafet kepemimpinan yang baru ini membawa berkah yang lebih luas.
“Kami berharap pengurus baru ini bisa bekerja dengan lebih baik, lebih progresif, dan memberikan manfaat yang nyata, khususnya bagi perkembangan pesantren serta masyarakat luas,” tutur KH. Muad Makki dalam wejangannya.
Prosesi pengukuhan yang diakhiri dengan foto bersama dan ramah tamah ini menandai langkah awal kepengurusan IKSADIYAH periode 2026-2030. Dengan mengusung semangat pengabdian, organisasi ini diharapkan mampu menjadi jembatan kokoh yang menghubungkan potensi ribuan alumni di berbagai daerah demi mendukung kemajuan dakwah dan pendidikan di Pondok Pesantren Asshomadiyah.