Ketika Jarak Dilenyapkan dan Diri Ditinggikan

Isra’ Mi‘raj bukan sekadar peristiwa perjalanan fisik Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha, lalu menembus lapis-lapis langit hingga Sidratul Muntaha. Dalam perspektif sufistik, peristiwa ini adalah isyarat tentang kemungkinan kedekatan hamba dengan Tuhan, ketika jarak ruang dan waktu dilenyapkan oleh kehendak Ilahi, dan diri manusia ditinggikan oleh kesucian batin. Allah berfirman: سُبْحَانَ…

Read More

Guru, Penyala Cahaya dari Huruf ke Kehidupan

Ada ungkapan Sayyidina Ali karramallahu wajhah tentang penghormatan kepada guru menjadi salah satu pesan moral paling kuat dalam tradisi keilmuan Islam: قَالَ عَلِيٌّ كَرَّمَ اللَّهُ وَجْهَهُ: أَنَا عَبْدُ مَنْ عَلَّمَنِي حَرْفًا، إِنْ شَاءَ بَاعَ وَإِنْ شَاءَ اسْتَرَقَّ “Aku adalah hamba bagi orang yang mengajariku satu huruf. Jika ia mau, ia boleh menjualku; dan jika ia…

Read More

Di Mana Allah Menempatkanmu

Ibnu Atha’ilah al-Iskandari dalam Al-Hikam menulis mengatakan: إِذَا أَرَدْتَ أَنْ تَعْرِفَ قَدْرَكَ عِنْدَهُ فَانْظُرْ فِيمَا يُقِيمُكَ “Jika engkau ingin tahu kedudukanmu di sisi Allah, maka perhatikan di mana Dia menempatkanmu.” Kalimat ini mengajak kita berhenti sejenak dari keluh dan perbandingan. Sering kali kita merasa hidup tak adil, rezeki seret, posisi tak naik-naik, rencana gagal. Tapi…

Read More